PANGKAL PINANG – Dalam upaya memperkokoh kohesi internal dan mempererat hubungan interpersonal di lingkungan kerja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi menyelenggarakan agenda buka puasa bersama (bukber) perdana pada Rabu, 4 Maret 2026. Bertempat di kompleks kantor BPBD, kegiatan ini hadir sebagai inisiatif strategis untuk membangun jembatan silaturahmi, bagi antar-pegawai di lingkungan BPBD.

Visi Kepemimpinan dan Harmonisasi Institusi

Acara yang diinisiasi langsung oleh Kepala BPBD Provinsi, Bapak Budi Utama, S.STP., M.Si, ini turut dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit BPBD, Ibu Yuniar Putia Rahma, S.STP., M.Si. Dalam amanatnya, Bapak Budi Utama menekankan bahwa keharmonisan dan komunikasi yang kondusif merupakan pondasi krusial bagi efektivitas institusi.

"Silaturahmi bukan sekadar tradisi budaya atau ritual keagamaan, melainkan instrumen strategis untuk menciptakan output program kerja yang berkualitas," ujar Bapak Budi Utama.

Beliau juga menyampaikan harapan agar tradisi penguatan ikatan sosial ini dapat terus dilestarikan secara berkelanjutan di masa mendatang, demi menjaga soliditas organisasi.

Respon Positif dan Semangat Kebersamaan

Sentimen positif mengalir dari berbagai lapisan pegawai yang hadir. Ibu Yuniar Putia Rahma selaku Ketua DWP menegaskan dukungan penuhnya terhadap kegiatan ini, mengingat perannya dalam mendorong kolaborasi erat antara aparatur dengan pihak eksternal.

Apresiasi juga datang dari sudut pandang inklusivitas. Ibu Romar Friana, SE. MM , Kasubag Keuangan yang merupakan pegawai non-muslim (NONIS), mengungkapkan rasa haru dan bahagia atas suasana kekeluargaan yang cair dan berbeda dari rutinitas biasanya. Senada dengan hal tersebut, Bapak Hardiansyah, SE , Subkor Bidang Kedaruratan dan Logistik, menyebut agenda ini sebagai "gebrakan spektakuler" yang memungkinkan interaksi lebih dekat melalui tradisi berbagi hidangan antar-pegawai.

Dampak Psikologis dan Profesionalisme Kerja

Selain aspek sosial, kegiatan ini dinilai memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan psikologis pegawai.

• Optimalisasi Tim: Dewi, S.AP (P3K Paruh Waktu), menyatakan bahwa momentum ini efektif dalam mereduksi stres kerja serta meningkatkan motivasi dan kerja sama tim yang harmonis.

• Apresiasi Personal: Ibu Oktavianti, S.I.Pust (P3K Penuh Waktu), turut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang menjadi pengalaman perdana yang berkesan bagi dirinya.

Penyajian ragam hidangan dan takjil yang dipersiapkan dengan cermat menjadi representasi konkret dari perhatian institusi terhadap kenyamanan serta kesejahteraan setiap individu yang telah berkontribusi bagi kemajuan BPBD Provinsi.(Tirayudith)