PANGKALPINANG – Pesisir Pantai Pasir Padi menjadi saksi momentum krusial bagi penguatan mitigasi bencana di Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu pagi. BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan agenda strategis berupa Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kebencanaan yang ditujukan khusus bagi masyarakat pesisir. Mengangkat tema “Melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Kita Wujudkan Masyarakat Pesisir yang Tangguh Bencana Menuju Babel Berdaya,” kegiatan ini dihadiri oleh 100 nelayan dari Kelurahan Temberan, Air Itam, dan Sinar Bulan.

Penyelenggaraan kegiatan ini mencerminkan kinerja penuh semangat dan komitmen tinggi dari Bapak Budi Utama, S.STP., M.Si. dalam mengimplementasikan program kerja Bapak Gubernur yang berorientasi pada keselamatan publik. Beliau menggerakkan seluruh instrumen vital internal BPBD, mencakup Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Kedaruratan dan Logistik, hingga Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

Semangat kolaborasi tidak hanya terbatas pada edukasi, namun juga menyentuh aspek kemanusiaan melalui pelibatan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menyediakan layanan donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Eksistensi acara ini semakin bermakna dengan kehadiran langsung Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Bapak Dr. (HC) Hidayat Arsani, S.E., yang didampingi oleh Ny. N.K. Widari Hidayat Arsani, M.Si.. Dalam orasi pembukaannya, Gubernur memberikan apresiasi mendalam kepada para nelayan sebagai pilar ekonomi yang berhadapan dengan risiko tinggi. Beliau menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan nelayan adalah prioritas utama yang memerlukan pemahaman mendalam terkait SOP penyelamatan diri saat cuaca ekstrem.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, dilakukan penyerahan bantuan kepada 100 nelayan pesisir berupa life jacket sebagai perangkat keselamatan esensial saat melaut dalam kondisi cuaca buruk. Sasaran bantuan BPBD Provinsi Kep. Babel adalah 1.200 masyarakat pesisir dan 1.100 siswa SMA/SMA se-Babel

Momentum ini juga dibersamai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai manifestasi rasa syukur atas satu tahun kepemimpinan Bapak Gubernur Hidayat Arsani di Negeri Serumpun Sebalai.

Gubernur turut menyampaikan imbauan preventif agar para nelayan senantiasa mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri melaut saat gelombang tinggi demi menghindari risiko fatalitas. Beliau memanjatkan doa agar para nelayan senantiasa diberikan kesehatan, cuaca yang bersahabat, serta hasil laut yang berlimpah demi kesejahteraan keluarga.

Menutup rangkaian kegiatan, tersirat optimisme dan harapan besar dari masyarakat pesisir, seperti yang diungkapkan oleh Pak Syahril dari Kelurahan Temberan. Para nelayan berharap dukungan pemerintah terus berkelanjutan, tidak hanya dalam bentuk edukasi, tetapi juga melalui stimulan sarana prasarana seperti perahu dan pukat untuk mengakselerasi produktivitas ekonomi dan meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.