PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat resiliensi masyarakat terhadap bencana melalui jalur edukasi formal. Pada Rabu, 13 Mei 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kebencanaan yang bertempat di SMAN 1 Pangkalpinang.
Visi Strategis Gubernur dan Dukungan Pemerintah Daerah
Mewakili Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berhalangan hadir, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Prov. Kep. Babel, Bapak Drs.H Tarmin AB, hadir memberikan dukungan penuh sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam arahannya, Bapak Tarmin menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menanamkan budaya mitigasi sejak dini.
Beliau menekankan bahwa kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang bagi generasi muda. "Simak, pahami, dan kenali. Jadilah fasilitator bencana yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat agar dampak risiko bencana dapat diminimalisir secara kolektif," ujar beliau saat memotivasi para peserta. Sebagai simbolis dimulainya kegiatan, dilakukan penyematan jaket kepada tiga perwakilan siswi, yakni Rena, Kakaya, dan Amira.
Dedikasi dan Loyalitas BPBD dalam Pengurangan Risiko Bencana
Di bawah kepemimpinan Kepala Pelaksana BPBD Prov. Kep. Babel, Bapak Budi Utama, S.STP., M.Si., upaya pengurangan risiko bencana (PRB) dilaksanakan dengan penuh semangat dan dedikasi yang tinggi. Dalam sambutannya, Bapak Budi Utama menjelaskan bahwa program KIE ini merupakan bagian dari agenda masif yang menyasar 23 titik di 7 kabupaten/kota se-Provinsi Bangka Belitung.
"Untuk tahun anggaran 2026, kami memfokuskan sasaran pada pelajar SMA dan masyarakat pesisir, khususnya nelayan," jelas Bapak Budi Utama. Beliau juga menyoroti kolaborasi harmonis antara eksekutif dan legislatif, di mana program ini melibatkan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kep. Babel sebagai wujud nyata pola pikir legislatif yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.
Sinergi Lintas Sektor dan Antusiasme Peserta
Acara dengan tema “Melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Kita Wujudkan Dunia Pendidikan yang Tangguh Bencana Menuju Babel Berdaya” ini diikuti dengan antusias oleh 100 siswa-siswi kelas X dan XI yang tergabung dalam Organisasi Intra Sekolah dan Majelis Perwakilan Kelas.
Kehadiran para narasumber kompeten menambah kualitas intelektual dalam kegiatan ini, di antaranya:
• Ibu Ratu Zainab Amira, Perwakilan DWP Provinsi Babel/Ketua Pokja IV PKK Prov. Babel.
• Ibu Maryam, Anggota Legislatif DPRD Prov. Kep. Babel.
• Bapak Danu Wahyudi, dan Ibu Detri dari Basarnas Pangkalpinang.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran guru SMAN 1 Pangkalpinang, Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, serta Anggota DWP Provinsi Kep. Babel.
Apresiasi dari Generasi Muda
Respon positif datang dari para peserta. Noviansyah Dirgantara, siswa kelas X.3, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif BPBD ini. "Kegiatan ini sangat menyenangkan dengan materi yang menarik. Kami berharap agenda sosialisasi seperti ini menjadi rutin agar seluruh siswa di sekolah lain juga memiliki bekal pengetahuan kebencanaan yang luas," ungkapnya dengan penuh semangat.
Melalui sinergi antara kebijakan pemerintah yang bijaksana, dedikasi perangkat daerah, dan antusiasme generasi muda, diharapkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat melahirkan masyarakat yang tangguh dan siap siaga menghadapi tantangan alam di masa depan.