PANGKALPINANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus melakukan langkah konkret dalam mengoptimalkan pelayanan publik melalui transformasi digital. Pada Senin, 20 April 2025, BPBD menggelar rapat koordinasi strategis yang berfokus pada pengembangan, pengumpulan, serta pengelolaan data berbasis web guna memperkuat sistem penanggulangan bencana di wilayah Serumpun Sebalai.

Sekretaris BPBD Provinsi, Bapak Arie Primajaya, SE., M.Si., secara resmi membuka forum tersebut. Dalam arahannya, beliau menegaskan dukungan penuh terhadap kolaborasi erat antara BPBD dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dalam merancang infrastruktur digital ini. Langkah ini dinilai sebagai inovasi krusial untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi dalam melayani masyarakat, khususnya di sektor penanggulangan bencana.

Sinergi dan Inovasi untuk Kemanusiaan

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bapak Budi Utama, S.STP., M.Si., selaku inisiator utama pengembangan website ini, menunjukkan semangat dan komitmen yang tinggi terhadap keberhasilan program tersebut. Beliau menekankan bahwa aplikasi ini merupakan karya kolektif yang diproyeksikan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, pemerintah kabupaten/kota, hingga instansi terkait lainnya.

"Dibutuhkan kerjasama yang solid antara BPBD dan dinas-dinas pendukung yg mengeluarkan serta mendistribusi data yg dibutuhkan seperti Dinsos PMD , BMKG, Pol PP Damkar, Basarnas, TNI , POLRI juga Diskominfo “ ujar Bapak Budi Utama. Sinergi lintas sektoral ini menjadi kunci utama agar sinkronisasi dan pembaharuan data dapat berjalan secara maksimal dan berkelanjutan.

Visualisasi Data dan Mitigasi Spesifik Wilayah

Pengembangan website Pusat Pengendali Data dan Operasi (Pusdalops) ini kini telah memasuki tahap finalisasi. Fajar Alasyari, S.Kom., programmer dari Diskominfo, menjelaskan bahwa sistem ini mampu mengintegrasikan berbagai data teknis, mulai dari arsip peta hingga rekapitulasi jenis bencana. Data yang terkumpul selama satu tahun nantinya akan dipetakan secara komprehensif sebagai basis strategi mitigasi bencana bersama pemerintah kabupaten/kota.

Satu hal yang menjadi sorotan intelektual dalam pengembangan sistem ini adalah akomodasi terhadap karakteristik bencana spesifik di Bangka Belitung yang jarang ditemukan di provinsi lain, yaitu:

• Kecelakaan Laut (Laka Laut): Mengingat wilayah provinsi yang didominasi oleh perairan.

• Serangan Hewan Buas (Buaya): Menjawab kebutuhan mendesak masyarakat akan data dan keamanan terkait konflik satwa.

Melalui penyempurnaan sistem yang berkesinambungan, BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap website ini menjadi instrumen valid yang memenuhi kebutuhan data masyarakat serta menjadi landasan kuat dalam pengambilan kebijakan penanggulangan bencana yang responsif dan tepat sasaran.